Oleh: excitonindo | Januari 2, 2010

Jam ngaret? Ough… pakai atomic clock saja

selamat tahun baru 2010, yyyyyyeeeeeaaaahhhhhhhh

Mumpung masih ngomongin masalah waktu dan pergantian waktu. mari kita ngobrolin tentang penanda waktu dan bagaimana menjaga waktu tetap tepat.

Sekitar 65 tahun yang lalu, ya… di saat kita memproklamirkan kemerdekaan kita, seorang profesor fisika di Cambridge University mengemukakan idenya untuk membuat jam dengan menggunakan teknik yang telah dia kembangkan sejak tahun 1930. Dia adalah Isidor rabi yang mengembangkan teknologi resonansi magnetik sinar atom. 4 tahun kemudian, NIST (National Institute of Standart and Technology)-badan standarisasinya Amerika-membuat jam atomik pertama menggunakan getaran molekul amonia. Kemudian NIST membuat jam atomik menggunakan getaran atom cesium pada tahun 1952.

Namun, jam atomik akurat yang pertama kali dibuat oleh national Physics Laboratory di Inggris. Dan pada bulan Maret 2008, NIST berhasil membuat 2 jenis jam atomik optis menggunakan ion merkuri dan aluminium. kedua jam ini akan meleset satu detik setiap semilyar tahun. ESA-badan antariksa uni eropa-berencana membuat jam atomik berakurasi tinggi yang dilekatkan pada European Columbus Laboratory di stasiun antariksa Internasional ISS.

Jam atomik PHARAO (Projet d’Horloge Atomique par Refroidissement d’Atomes en Orbite) akan digabungkandengan jam atomik lainnya Space Hydrogen Maser (SHM) yang membentuk ESA’s Atomic Clock Ensemble in Space (ACES). jam atomik ini akan meleset satu detik setiap 300 juta tahun.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: