Oleh: excitonindo | Agustus 25, 2009

Sudah siapkan kita dengan El Nino?

yudhiakto pramudya

Pada tanggal 9 Juli 2009, NOAA mengumumkan secara resmi bahwa fenomena cuaca El Nino akan terus berlangsung setidaknya sampai dengan musim dingin belahan bumi utara 2009-2010. El Nino Southern Oscillation atau yang sering disingkat dengan dengan El Nino adalah sebuah fenomena cuaca yang berkaitan dengan interaksi lautan dan atmosfer di daerah tahiti, Darwin dan Australia. pada kondisi El Nino, suhu lautan lebih hangat daripada nilai normal (perbedaannya lebih besar daripada 0.5 C).

anomali

El Nino ini berawal dari pelemahan angin pasat timuran (easterly trade winds). Angin ini digerakkan oleh tekanan tinggi di timur Pasifik dan tekanan rendah di bagian baratnya. Ketika perbedaan tekanan ini semakin rendah, semakin rendah juga kekuatan angin pasat ini. Pelemahan angin ini mengakibatkan air hangat di sisi barat pasifik akan mudah mengalir ke bagian timur Pasifik. Ketika air hangat ini engalir ke bagian timur Pasifik, begitupula dengan uap air akan bergeser. Sehingga pembentukan awan hujan dan Thunderstorm banyak terjadi didaerah timur Pasifik.

Efeknya :

Pada kondisi ini secara umum, curah hujan akan bergeser dari bagian barat Pasifik ke daratan Amerika, sedangkan Indonesia dan India menjadi lebih kering. Hal ini akan memperparah kebakaran hutan yang menyebabkan kabut asap. Kabut asap ini sumber polusi udara yang sudah kita alami bertahun-tahun dan makin buruk dengan kondisi El Nino.

Kenaikan temperatur yang drastis sudah terjadi di Palembang.  Menurut kantor BMKG setempat, fenomena ini disebabkan El Nino.  Temperatur siang hari dapat mencapai 34 derajat Celcius, lebih tinggi daripada temperatur siang normal yang berkisar dibawah 33 derajat Celcius. Kenaikan temperatur ini sudah terjadi sejak sebelum bulan Ramadhan dan diperkirakan berlangsung sampai bulan Oktober. Panasnya temperatur dapat menjadi pemicu terjadinya kebakaran hutan.

Kesiapan Pemerintah :

Lalu bagaimana dengan sikap pemerintah Indonesia dengan kondisi buruk ini?

Di Palu, sejumlah warga mengeluhkan keringnya sumur pompa miliknya. Menanggapi bahaya kekeringan, pemerintah daerah Tolitoli telah menyiapkan pompa air. Pompa air ini disiapkan untuk mengalirkan air dari sungai ke sawah.

Pemerintah melalui Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Paskah Suzetta menyatakan pemerintah tengah menyiapkan berbagai program antisipasi dalam menghadapi kondisi ini. Kita pernah mengalami dampak ElNino pada tahun 1997. Pada waktu itu kita mengimpor beras sebanyak 5 juta ton beras. Dan periode ElNino kali ini diperkirakan akan lebih buruk daripada tahun 1997, sehingga diperlukan rencana yang lebih matang. Presiden SBY memerintahkan untuk memerkuat sektor pertanian dengan meningkatkan pembangunan infrastruktur bidang pertanian.

Hal ini berdampak pula pada perhitungan defisit APBN 2010. “APBN 2010 memang terjadi defisit dari yang telah ditetapkan, mungkin jadi 1,7 % karena kita mengantisipasi berbagai kemunginan terjadinya El Nino pada 2010. El Nino di 2010 itu biasanya kekeringan yang sangat berkepanjangan,” kata Menteri Bappenas Paskah Suzetta saat ditemui oleh Detik di kantor Menko Perekonomian di Jakarta, Kamis (16/7/2009).

Selain ketahanan pangan, pemerintah juga berkonsentrasi dalam bidang kesehatan. Program BLT pun masih akan dilanjutkan untuk kesejahteraan rakyat.

Tentu kita tidak bisa berdiam diri menunggu langkah-langkah antisipasi dari Pemerintah. Kita harus siap dengan bahaya kekeringan, kurangnya ketersediaan beras, bahaya kebakaran hutan, dan masalah kesehatan berkaitan dengan kekeringan dan polusi udara.  Kita bisa mulai dengan menghemat penggunaan air, mencoba makanan pokok selain beras, bersikap bijak saat berkemah, dan hidup bersih.

Sumber :

http://www.elnino.noaa.gov/

http://en.wikipedia.org/wiki/El_Ni%C3%B1o-Southern_Oscillation

http://ww2010.atmos.uiuc.edu/(Gh)/guides/mtr/eln/elyr.rxml

http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa/2009/08/13/brk,20090813-192530,id.html

http://www.detikfinance.com/read/2009/07/16/160410/1166390/4/pemerintah-antisipasi-ancaman-elnino-di-2010

http://www.detikfinance.com/read/2009/07/16/181326/1166527/4/antisipasi-el-nino-defisit-2010-dinaikkan-jadi-17

http://www.thejakartapost.com/news/2009/09/28/el-nino-causes-scorchers-south-sumatra.html


Responses

  1. salam, tulisan yang menarik, sorry ngikut thread komentar ini sbg salam kenal… sy Agus Suhanto

    salam, terimakasih atas kunjungannya. Salam kenal juga, silahkan sering sering main kemari


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: