Oleh: excitonindo | Januari 3, 2009

Gerhana Matahari Cincin 26 Januari 2009

Yudhiakto Pramudya, Tersia Marsiano

Selamat tahun Baru Hijriah dan Masehi

Cukup lama tidak menulis postingan baru, dan inilah tulisan pertama di tahun baru.

Tahun 2009 ditetapkan IAU dan UNESCO sebagai International Year of Astronomy. Pada tahun ini, banyak agenda kegiatan astronomi di berbagai negara bertujuan untuk lebih memasyarakatkan ilmu astronomi.

Nah, sebagai permulaan, pada bulan Januari ini akan terjadi gerhana bulan Cincin, tepatnya pada tanggal 26. Dan fenomena ini dapat teramati di beberapa tempat di wilayah Indonesia. Berikut ini tabel pengamatan Gerhana matahari Cincin 2009.  (waktu di tabel dalam UTC atau GMT)

tablesolar

Dan ini gambar lintasan gerhana matahari cincin di Indonesia

solecl26

.. dan ini berita dari http://bosscha.itb.ac.id/iya2009/index.php?option=com_content&task=view&id=23&Itemid=37

Beberapa tim ekspedisi saat ini sedang bersiap untuk mengamati dan mengabadikan perisitiwa ini, terdiri dari tim dari Observatorium Bosscha – ITB, Unawe Indonesia, Planetarium Jakarta dan Himpunan Astronomi Amatir Jakarta, LAPAN, dan Himpunan Mahasiswa Astronomi (Himastron) ITB. Mereka akan melakukan pengamatan dan penyuluhan pengamatan gerhana bagi guru dan siswa-siswa di Anyer, Banten, dan Lampung. Program ini akan dilaksanakan beberapa hari di sekitar tanggal 26 Januari 2009.

Dan beginilah kira-kira wujud dari fenomena tersebut (didapat dari simulasi Stellarium)

ansolec

Pengamatannya :

Mengamati gerhana matahari cincin dan sebagian sangat berbahaya karena dapat merusak retina mata. Kita dapat mengamatinya baik secara langsung maupun tidak langsung.

Secara tidak langsung :

  • teleskop pinhole, teleskop ini dapat dibuat dari sebuah tabung paralon dengan panjang 50 cm dan di bagian depan ditutup dengan menggunakan karton hitam sementara bagian belakang ditutup dengan kertas kalkir transparan.
  • amati bayangan matahari yang terbentuk di tanah oleh lubang-lubang kecil daun (pinhole).

    bayangan gerhana matahari oleh pinhole daun

    bayangan gerhana matahari oleh pinhole daun

Secara langsung :

  • menggunakan filter matahari, filter ini mengurangi intensitas sinar matahari yang masuk ke mata kita.
  • dengan menggunakan 2 negatif film yang terekspor sinar sehingga terbakar. JANGAN menggunakan negatif film yang ada gambarnya.

HAAJ akan mengadakan pengamatan di SMUN 89 Jakarta bekerjasama dengan Sirius-klub astronomi SMUN 89 Jakarta. Surabaya Astronomy Club dan Jogja Astro Club pun akan mengadakan pengamatan.

gerhana matahari sebagian Italia 2006

gerhana matahari sebagian Italia 2006

Selamat menikmati

Sumber : NASA dan koleksi pribadi


Responses

  1. sip n semanhat serta tambah giat, mari kita saksikan bersama

    salam…

    terimakasih pak, ada pengamatan gerhana matahari juga di Solo?Bareng bareng dengan pak Mutoha?
    salam

  2. Pada tanggal 26 Januari 2009 yang lalu, di tempat kami pun dilangsungkan pengamatan (peneropongan) gerhana matahari cincin, yang diawali dengan seminar astronomi dengan pembicara Bapak Ir.H.Juhanna Widjajakusuma (Planetarium Jakarta). Walaupun di daerah kami (Bekasi Jawa Barat) agak mendung, namun alhamdulilah gerhana masih dapat kami lihat dengan bantuan teropong yang kami miliki.
    “Happy International Year of Astronomy 2009”.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: