Oleh: excitonindo | Maret 18, 2008

Proses Pembentukan Planet Mirip Bumi Berhasil Diamati

Oleh : Yudhiakto Pramudya

Semester Fall lalu saya berkesempatan mengikuti Physics Colloquium di kampus. Pembicaranya adalah Prof William Herbst dari Departemen Astronomi. Temanya berkaitan dengan judul jurnal yang dia terbitkan bersama grupnya di Nature. Judulnya yaitu

Reflected light from sand grains in the terrestrial zone of a protoplanetary disk

Selama ratusan tahun, para ahli berpendapat bahwa proses pembentukan planet diawali dari sekumpulan gas dan debu di sekeliling bintang induk termampatkan menjadi piringan yang disebut sebagai protoplanetary disk (piringan protoplanet).

Berawal pada tahun 2002, para astronomer dari Wesleyan University, Middletown, Connecticut, USA, berkesimpulan bahwa sebuah bintang yang kecerlangannya berubah ubah dengan tempo yang tidak biasa (48 hari) maka disekeliling bintang tersebut terdapat sesuatu yang dinamakan protoplanetary disk (selanjutnya saya sebut piringan protoplanet).

Nah di tahun 2008, Prof William dan grup penelitiannya berhasil mengamati proses pembentukan planet pada sebuah piringan protoplanet di sistem bintang ganda Kh 15D di rasi Monoceros (Unicorn) yang jauhnya 2400 tahun cahaya. Posisi Kh 15D ini berada dekat Nebula Cone. Piringan protoplanet tersebut berada pada orbit sejauh orbit Jupiter dengan bumi (kira-kira 3AU). Orbit sejauh ini termasuk dalam zona terestrial.

Prof William mengatakan bahwa struktur geometri unik pada KH 15D dan proses pemantulan cahaya dari piringan protoplanet tersebut memberikan informasi tentang struktur piringan tersebut. Piringan tersebut terbuat dari sekumpulan butiran sebesar pasir, kira-kira berdiameter milimeter, jauh lebih besar daripada partikel kecil yang biasa dijumpai di ruang angkasa. Butiran ini telah mengalami proses pertumbuhan dari partikel berukuran mikrometer selama 3 juta tahun sejak bintang ini terbentuk.Profesor William juga menegaskan bahwa butiran tersebut kira-kira sama dengan butiran yang kita temukan pada meteorit.

Penelitian masih terus dilakukan untuk dapat menjangkau daerah  priringan sebelah dalam bintang serupa matahari pada masa pembentukan planet. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memperjelas teori tentang asal mula pembentukan Bumi dan planet lain di tata surya kita.

 

 

Artikel yang serupa dapat anda baca di langit selatan

 

dirangkum dari berbagai sumber :

http://www.wesleyan.edu/cgi-bin/cdf_manager/template_renderer.cgi?item=63905

http://www.nytimes.com/2008/03/13/science/space/13winkw.html?_r=1&oref=slogin


Responses

  1. Menarik pembahasan-nya .. Thanks

    =========================================================================

    terimakasih mas/pak ressa

    wah bagus tuh pak ilmunya tentang quantum computing, kebetulan saya barusan ujian akhir tentang quantum computing. Silahkan kalau mas/bapak mau menymbang tulisan disini.

    yudhiakto pramudya

    excitonindo


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: