yudhiakto pramudya
Semua yang terbayang sekarang adalah tentang balon. Pertama, penulis menonton film UP bersama istri di bioskop kampus. Film ini bercerita tentang seorang kakek yang terobsesi untuk berpetualang dengan menggunakan balon yang akhirnya terbang dengan rumahnya yang diikat ribuan balon.
Cerita kedua tentang cerita bohongan (hoax) seorang anak kecil di amerika yang dilaporkan terbang dengan balon. ternyata dia bersembunyi di atap garasi rumahnya. dan terungkap lewat wawancara langsung TV, bahwa ulahnya ditujukan agar keluarga mereka tenar.
dan akhir pekan ini yang tidak kalah heboh adalah kasus gol Sunderland ke gawang Liverpool akibat bola berubah arah setelah bersinggungan dengan balon yang dilemparkan oleh pendukung Liverpool.
ok, sekarang kita ngobrol aga serius dikit. Ya kita coba bahas sedikit tentang bagaimana balon terbang dan hal hal lain yang berkaitan.

Kita mulai dengan pernyataan Newton yang dikenal dengan Hukum Newton II. Dari ilustrasi di atas, kita bisa lihat gaya yang bekerja pada sebuah balon adalah gaya apung (bouyancy) dan gaya berat yang arahnya saling berlawanan. hasil dari kedua gaya tiap satuan massa balon ini adalah percepatan gerakan balon.
nah sekarang kita bahas dikit gaya apung (bouyancy). gaya apung ini adalah gaya yang menyebabkan sebuah benda mengapung dalam fluida.
Any object, wholly or partly immersed in a fluid, is buoyed up by a force equal to the weight of the fluid displaced by the object.
– Archimedes of Syracuse
bersambung