Bagi para pembaca yang tertarik dalam membuat atau mempelajari “Pompa Air Gravitasi” diwajibkan menghubungi secara langsung Bapak Ali Zainal Abidin M. Syarifudin melalui : zainaliabidin@yahoo.co.id . Bila membuat alat serupa tanpa sepengetahuan si pembuat, hal itu sudah menyalahi kode etik dunia riset.
“Pompa Air Gravitasi”
oleh : Ali Zainal Abidin Muhamad Syarifudin (Surabaya, 19 Februari 2008)
Dalam rangka mengupayakan adanya energi penggerak (alternatif) demi peningkatan perekonomian dan kehidupan masyarakat, dalam KONTEKNAS 2008 ini kami mencoba untuk mengangkat auatu alat yang dapat bekerja sendiri dan menjadi alat penggerak. Lebih jauh lagi, tujuan kami mengambil pembagasan tentang alat inijuga guna menindaklanjuti keprihatinan banyak kalangan terhadap pemanasan global yang salah satunya diakibatkan oleh pemakaian bahan bakar untuk keperluan energi.
Alat yang kami tersebut kami beri nama “Pompa Air Grafitasi” berawal dari peristiwa naiknya air dalam suatu selang atau pipa berkatup yang digerakkan secara vertikal. Seiring berganti waktu, kami berudaha mengkajinya langkah demi langkah dengan apa yang bisa dipahami dari berbagai disiplin ilmu yang berhubungan dengan konsep alat tersebut, yang akhirnya terbentuk sebuah kesatuan sistem kerja yang dapat bekerja sendiri.
Ucapan terima kasih kami kepada semua yang telah membantu hingga ini semua terwujud, baik dalam bentuk materi maupun non materi, semoga mendapat balasan yang lebih baik. jazakumullah khoiran katsiron. Juga tidak lupa kami mohon maaf jika dalam penulisan, ungkapan, dan pengkajian alat ini terdapat kesalahan, mudah-mudahan bisa menjasi pelajaran dan bisa diperbaiki di kemudian waktu.
Besar harapan penyusun, semoga usaha kita memecahkan persoalan krisis energi dan kerusakan lingkungan di negeri tercinta ini berhasil. Pembangunan bisa terus berlangsung seiring dengan taufiq, hidayah, mau’nah dan ridho Allah SWT. Amien
Uraian ringkas inovasi
Pemanfaatan energi grafitasi untuk penggerakan alat seperti pembangkit dan lain sebagainya, baru bisa dilakukan di tempat-tenpat yang tersedia banyak air. Karena selama ini, untuk memanfaatkan energi grafitasi dibutuhkan air yang tidak sedikit jumlahnya, sehingga energi alam yang dapat digunakan secara cuma-cuma ini belum bisa mengurangi pemakaian bahan bakar Fosil yang kian naik harganya, kian berkurang persediannya dan kian merusak lingkungan.
Oleh karena itu, alat pompa air yang dapat bergerak sendiri dan tidak membutuhkan banyak air ini sekiranya bisa dimanfaatkan agar tidak terjadi hal seperti di atas. Dengan sistem siklus dalam penggunaan air yang ada padanya, alat ini mempunyai banyak peluang untuk terus dikembangkan dan dimanfaatkan diberbagai tempat dan untuk menjadi alat penggerak pengganti alat yang kerja tergantung pada listrik dan BBM.
Kekurangan alat ini mungkin membutuhkan sedikit banyak ruang dan memunyai massa yang tidak segikit. Namun, hal itu masih bisa disiasati. Yakni dengan dengan menerapkannya untuk sekala besar seperti untuk keperluan pembangkit listrik, penggerak perahu, pemompa air di tempat yang memerlukan air yang tidak sedikit seperti untuk memenuhi kebutuhan air di masjid-masjid, pengairan taman, pertanian dan lain sebagainya. Sehingga dengan penggunaan alat ini dalam kehidupan dapat menghemat penggunaan energi yang tidak dapat diperbaharui dan mahal.
Abstrak inovasi
Alat ini bermula dari sebuah pipa berkatup yang jika digerakan dengan cepat secara vertikal akan mengangkat air hingga keluar dari ujung bagian atasnya. Pipa yang dipakai pada alat ini lebih dari satu, dan masing masing pipa dipasang pada satu engkol. Pemasangan pipa-pipa ini dibuat saling seimbang antara satu dengan lainnya agar penggerakkannya lebih ringan.
Air yang keluar dari pipa yang digerakkan tersebut dimanfaatkan untuk menggerakkan pipa kembali dengan cara mengalirkannya ke sebuah kincir berwadah. Kincir tersebut dipasangi gir yang diameternya lebih kecil dari diameternya, namun lebih besar dari gir engkol pipa-pipa. Dan untuk menghubungkan kedua gir tersebut digunakan rantai sepeda (lih.gambar pada lampiran).
Pendahuluan
Grafitasi bumi merupakan salah satu dari sekian banyak energi di alam. Energi mudah didapat karena setiap benda di muka bumi memiliki potensil daya grafitasi ini. Termasuk benda cair seperti air. Seiring dengan berkembangnya kehidupan, berbagai macam cara telah dilakukan untuk pemanfaatan energi ini. Seperti dengan membangun turbin atau kincir air pada tempat bergeraknya aliran air yang dipengaruhi oleh adanya gaya grafitasi tersebut.
Namun, kenyataan ada, energi yang murah ini masih belum banyak digunakan secara luas dalam kehidupan, mengingat pemanfatannya kurang praktis, membutuhkan banyak air (jika pemanfaatannya menggunakan kincir air atau turbin), dan membutuhkan tidak sedikit biaya dan waktu untuk membuatnya. Melihat kenyatan tersebut, kami terdorong untuk mengangkat suatu alat yang memiliki sistem yang dapat membuatnya bergerak sendiri. Alat tersebut berupa pompa air yang juga memanfaatkan energi.grafitasi bumi.
Bagian-bagian alat
Secara general, alat ini terdiri dari beberapa bagian :
1) Pipa-pipa yang diberi katup
2) Engkol untuk menggerakkan pipa-pipa
3) Kincir yang dibuat berwadah pada ujung jari-jarinya (lih. Gambar 1 )
Sistematika kerja
Alat ini dapat bekerja tanpa menggunakan BBM dan listrik. Hal yang membuatnya demikian ialah karena sistem penggerakan pipa-pipa berkatup menggunakan engkol, dan pipa-pipa tersebut dipasang pada setiap ujung lengan engkol saling berkeseimbangan.
Untuk sistem kerja secara keseluruhan ialah sebagai berikut :
1. Engkol-engkol diputar dengan suatu kecepatan
2. Ujung-ujung engkol yang dipasangi Pipa-pipa berkatup ikut bergerak sehingga pipa-piap tersebut bergerak ke atas dan ke bawah (secara vertikal)
3. Ketika pipa bergerak ke atas, air di dalamnya ikut bergerak ke atas dengan adanya katup yang menutup manakala air akan bergerak kembali ke bawah
4. Saat ujung lengan engkol telah melewati titik tertinggi pipa kembali bergerak ke bawah, dan air di dalamnya tidak selalu bergerak bersamaan dengan pipa. Ini dikarenakan katup tersebut terbuka oleh gerak pipa yang melawan arah gerak air di dalamnya.
5.Air di dalam pipa yang terus bergerak ke atas keluar dan dialirkan ke wadah kincir sehingga kincir tersebut berputar
6.Putaran kincir yang disebabkan oleh air tersebut digunakan kembali untuk memutar engkol-engkol. Dengan memasang gir pada pada kincir dan memakai rantai untuk menghubungkannya ke gir engkol. Sehingga, jika asas keseimbangan yang dipakai pada engkol tidak banyak mempengaruhi beratnya pemutarnnya, maka jika engkol dan pipa tersebut ditambah, air yang dihasilkannya akan semakin banyak, kincir akan terus berputar dan gaya lebih yang dihasilkannya dapat dimanfaatkan untuk memutar alat lain.
Cara menambah kinerja alat
Untuk memperbaesar gaya yang dihasilkan ada banyak cara, antara lain:
1.Dengan memperbesar perbandingan antara diameter kincir dengan gir(rantai)nya agar efek berat air pada girnya lebih besar , dan antara panjang lengan engkol dengan jari-jari girnya sehingga hikum keuntungan mekanik dapat dimanfaatkan
2.Dengan memperbesar volume wadah-wadah kincir.
3.Memperbanyak pipa dan memasangnya pada setiap engkol-engkol dengan posisi saling berlawanan arah sudut.
4.Memperkecil kemungkinan terjadinya gesekan pada setiap persendian gerak alat.
Kegunaan alat:
1.Alat ini bisa dimanfaatkan untuk memompa air (memindahkannya ke permukaan yang lebih tinggi) di tempat-tempat yang memerlukan air yang tidak sedikit seperti di masjid-masjid, kolam taman, dan pertanian. Sehingga pada akhirnya dapat menghemat pengeluaran, biaya produksi, dan sekaligus dapat memperkecil beban penggunaan listrik dan BBM
2.Bagi mereka yang tinggal atau bekerja jauh di pedalaman, sistem alat ini selain bisa memompa air, juga bisa untuk penggerakkan untuk keperluan mereka seperti untuk generator pembangkit listrik, penggiling padi, dan lain sebagainya.
3.Dalam upaya memulihkan naiknya berbagai kebutuhan, salah satu langkah yang bisa dilakukan ialah dengan cara menghemat, menekan biaya produksi.
Penutup
Dengan adanya alat ini semoga bisa membantu menekan biaya produksi agar aktivitas perekonomian tidak lesu dan pembangunan indonesia dapat terus dilakukan diberbagai sektor kehidupan. Karena selama ini, kehadiran kerisis ekonomi yang melanda negara berkembang ini telah menghambat perkembangan indonesia dan kehidupan masyarakatnya
auuuuu gelaaapp gak ada gambarnya….
Oleh: jokis on Mei 8, 2008
at 10:01 am
Yth P.Ali
Saya sangat tertarik dengan penjelasannya dan
ingin mencoba membuat , mohon informasi lebih
detail bisakah ?? (gambar dan mungkin ukuran)
terima kasih
Wawan
Oleh: wawan irawan on Mei 28, 2008
at 12:30 pm
untuk Pak Irwan, anda bisa langsung menghubungi Pak Ali untuk keterangan lebih detail.
terima kasih
Yudhiakto Pramudya
tim Excitonindo
Oleh: excitonindo on Juni 27, 2008
at 5:42 am
saat ini saya terkendala dalam pembuatan pompa air grafitasi tersebut, khususnya dalam pembuatan poros pada pipa yang yang digerakkan dengan engkol tersebut. mohon bantuannya ya
ali
zainaliabidin@yahoo.co.id
Oleh: ali on Agustus 20, 2008
at 7:27 am
saya tertarik, mohon bantuan gambar serta ukurannya. Terima kasih
Oleh: masykoor on September 14, 2008
at 11:07 pm
Waduh saya kasihan sama pak Ali, Ilmu pengetahuan dan teknologi adalah milik semua orang bapak, siapapun dan dimanapun boleh mempelajarinya. Pak ali saya juga seorang peneliti di salah satu Institusi TNI pak. kami telah melakukan berbagai riset tentang energy saving seperti penghemat BBM, lampu hemat listrik, Hydrogen fuel injections, dll, termasuk pd awal th 2007 saya juga mencoba mensimulasikan pompa gravitasi.
Ide Pompa gravitasi telah mulai dicetuskan pada tahun 80an, dan tahun 2007 kemaren muncul lagi seperti yang ada di artikelnya rekan Paijo, silahkan bapak baca.
Jadi saya sangat menyayangkan tulisan bapak di alinea pertama artikel Pompa Air Gravitasi pada blog Excitonindos tertanggal 19 ferbruari 2008 di atas, yang terkesan melarang pihak lain meneliti atau mengembangkan Ilpengtek tersebut.
Saya berharap biarlah anak negeri ini dengan segala kemampuannya mengembangkan kreasinya, karena saya percaya dipundak generasi mudalah kita meletakkan harapan Negri Indonesia tercinta ini bisa maju di masa yang akan datang.
terima kasih…….
Oleh: Asri on September 19, 2008
at 1:20 pm
To. Bpk ali
mohon penjelasan dan gambar pompa air gravitasi dan alat yg digunakan untuk pembuatan pompa ini terima kasih.
dari. agus
Oleh: Agus Sudarmanto on Oktober 10, 2008
at 4:05 pm
alamat atai no. telpon dimana. kal mo pesen atau liat barang
Oleh: ceha on Oktober 14, 2008
at 8:47 am
gus ali zainal kok ngga ada tangggapan. ngawu-awu / ngomong tok ngga’ ada bukti.
tolong minta alamate sampe’an.
mohon maaf pak, untuk keluhan dan lain sebagainya, langsung disampaikan ke yang bersangkutan. Terima kasih
Oleh: ceha on Oktober 14, 2008
at 8:51 am
Saya kok setuju banget koment dr Bp Asri [maaf kalau salah] 19 September 2008 !!
Bumi Pertiwi sedang ter-puruk pak, . . . perlu SEMUA POTENSI untuk BANGKIT !!
Dan di-janjikan, bahwa “Ilmu” akan semakin sempurna kalau di-”amal” kan !! dan janji-Nya, bukan janji gombal seperti janji kampanye !!
Kedua,
Bumi Nusantara terbentang sepanjang 1/8 Khatulistiwa, 17.400 Pulau, Negara nomor 5 punya Air tawar [air-kehidupan] di Dunia ini, . . . idea pak Ali [kalau benar adanya], tentu SANGAT BERGUNA buat saudara2 kita yg sekarang serba kesulitan ini pak, . . . hemat saya : AMALKAN !!
Saya di KSA, yg serba “pasir” dan tidak ada kehidupan se-indah Zamrud Khatulistiwa kita !!
Bangkitkan lagi pak Ali, putra-putri Nusantara menunggu !! menunggu setiap “inovasi” yg sesuai dengan alam dan jangkauan kita !!
Salam dari Gurun Saudi.
Oleh: Bambang Setyono. S on Oktober 18, 2008
at 11:51 am
Disamping itu pak,
Secara Pribadi, saya punya rencana setelah senja-hari ku nanti, saya pengin nyalindung ka Gunung, mencoba amalkan semua potensi “tersisa” untuk sesama, dan gak ingin lagi ikutan “ribet” di kehidupan maju & modern [katanya?].
Dari sekarang, setiap ada waktu luang, walau jauh dari kampung-halaman, saya coba “brows” semua yg sehubungan dengan Teknologie “tepat-guna”, baik made in Ina, maupun manca negara.
Intinya, kalau di-ijinkan . . .
maka inovasi pak Ali ini akan menjadi sangat ber-guna di-tangan yg tepat dan potensi cukup !!
Boleh saya mendapatkannya pak Ali? dan Allah nanti yg akan membalasnya !!
Saya janji, bukan untuk komersialisasi !!
Salam,
Oleh: Bambang Setyono. S on Oktober 18, 2008
at 12:04 pm
saya setuju dengan Asri,
Dengan mulai dirasakannya krisis energy seperti sekarang ini, sudah selayaknya semua anak negeri bersatu mengembangkan technology yg berkaitan dengan penghematan energy.
Setidaknya “bila benar pompa gravitasi ini berfungsi” dapat di aplikasikan untuk keperluan masyarakat umum …baik untuk pertanian atau keperluan perumahan bahkan bila dikembangkan (dengan mempertimbangkan efisiensinya) bisa menghasilkan listrik yg sekarang sangat dibutuhkan masyarakat kita.
Saya sendiri sedang serius mencoba pompa ini meski belum berhasil…
Kaau rekan2 berminat mungkin silahkan berikan sumbangsihnya di blog nya mas Paijo…disana semua terbuka untuk kita semua (sharing Ilmu)
Mudah2an semua yg rekan2 lakukan bermanfaat buat kita semua.
Mohon maaf bila ada perkataan yg kurang berkenan.
Salam
Bogel
Oleh: Bogel on Oktober 21, 2008
at 6:18 pm
saya baru ketemu link ini…
sebagai referensi…
http://www.wipo.int/pctdb/en/wo.jsp?IA=KR2004000079&DISPLAY=DOCS
tinggal download dan bisa dipelajari
Oleh: Bogel on Oktober 21, 2008
at 8:35 pm
saya juga ingin sekali mewujudkan alat ini. berhubung saya masih dalam keterbatasan sehingga hingga sekarang gak selesai-selesai.
enaknya alat ini kita coba bersama. kita wujudkan pompa ini secara bergotong royong. agar naiknya harga-harga kebutuhan pokok dan krisis yang menimpa umat ini cepat berlalu..
saya tunggu ya..
Keep Spirit!
TETAP SEMANGAT, DAN OPTIMIS !
Ali
PesMa IAIN Sunan Ampel Surabaya
download sekema sederhana PaGer :
http://www.uploading.com/files/IG5J49DQ/ket._alat.rar.html
Oleh: malizam on November 7, 2008
at 8:43 am
link 2 download sekema sederhana PaGer :
download_page.php?id=75374
Oleh: ali on November 22, 2008
at 6:48 am
comment.php?id=75374
Oleh: ali on November 22, 2008
at 6:49 am
duhhh,,,, pak Ali,,,,
umur bapak berapa sih,,,,
masih sempet2 cari duit,,,
amal aja di gedein, bukan kantong…ntar jebol,,
itu ide sudah sedunia tau,,,
gk usah pake Hak paten deh/melarang orang buat suatu yang kreatif..
duh,,, tutup aja deh di web,,
gk da guna…
klo mocari duit yang kreatif dikit ya,,,!!
lebih baik banyakin amal..
ok
Oleh: basir on Maret 26, 2009
at 8:00 pm
Tolong semua disikapi dengan positive thinking, jika memang sebuah inovasi itu dibuat oleh seseorang, maka secara ethic dunia sains kita perlu menjadikan karya original sebgai refrensi untuk membuat karya pengembangaannya. jadi alinea pertma adalah bagian dari pembelajaran tentang ethic saja, dan bukan di persepsikan secara negatif seperti yang dilontarkan oleh teman2. Di dalam riset, jika kita menulis paper tidak serta merta ide tersebut datang dari kepala kita, namun perlu ada kajian literature/karya orang lain yang diacu. Pun demikian, tidak ada salahnya menghubungi si pembuat alat tersebut untuk sekedar berdiskusi dan mengimprove pengetahuan kita. Dan siapa tau si penulis juga butuh masukan dari pembaca yang mempunyai pengalaman atau pengetahuan lebih sesuai kapasitasnya.
Jadi tolong jangan mengjudge hal2 negatif terhadap sesuatu yang relatif… blog ini adalah blog untuk saling tukar menukar informasi dan wadah pembelajaran, bukan tempat untuk saling mengejudge elo salah/sok tau/mau cari duit dll.
Harapan kami, celikan mata kita untuk berpikir positive dilandasi oleh rasa menhormati, menghargai, karena kita semua sedang proses belajar. Tidak ada gading yang tak retak, we are human being.
Hormat kami,
tim Excitonindo
Oleh: Iwan Sugihartono on April 22, 2009
at 12:35 pm
koq ga da gambarnya pak, gak asyik tuch, soalnya susah memahami kalo ga pake gambar, mudah2an besok bisa dilengkapi dengan gambarnya
Oleh: dhaziq on Mei 5, 2009
at 2:45 pm
Kalo saya malah pernah denger ada yang buat pompa (mungkin kaya pompa gravitasi) tapi menggunakan dua buah drum bekas dan sebagainya. Pokoknya saya cuma dikasih tau itu thok thil……:-(
aku pingin liat cara kerjanya tapi saudaraku sudah meninggal. Tp bener….!!!! karena saudaraku pernah pingin membuat dan ngajak aku buat liat pompanya.
saudaraku pernah liat pompanya dan benar2 berhasil tanpa pompa listrik. Cuma kedalaman sumurnya gk boleh terlalu dalam.
Kalo gk salah temanya saudaraku dapat ilmunya waktu kerja di Malaysia.
Ada yang tau gk……??????????????
Plese…ya….!!!!
Oleh: denbaguse on Mei 8, 2009
at 10:36 pm
klo emang mau d jual,sy mhn info hrgnya,bs krim lwat email sy
Oleh: nasichudin on Oktober 22, 2009
at 10:59 am
sy jg pernah dengar 1th yg lalu dr tman2 d sidorjo ttg pompa grafitasi pake drum katanya emang bisa,cm aku blm prnah dan pengen liat scara langsung atau lewat video, klo emang bs alias ada cb aja d muat aja videonya biar org ga bertanya2 n debat panjang
Oleh: nasichudin on Oktober 22, 2009
at 2:04 pm